Penyerahan Piagam dan Piala untuk Siswa Berprestasi

Setiap Siswa yang memperoleh Juara dalam Lomba Akademik dan Non Akademik, Piagam dan Piala akan Diberikan saat Upacara.

Bulan Bahasa Jadi Ajang Membaca secara Bersama-sama

Semua guru dan siswa secara bersama-sama memperingati bulan bahasa dengan membaca buku.

Perpustakaan Sebagai Pusat Sumber Belajar

Perpustakaan Sekolah Sebagai Pusat Sumber Belajar Dimanfaatkan oleh Guru dan Siswa Secara Maksimal.

Ruang Kelas Nyaman dan Representatif

Ruang kelas nyaman dengan halaman dan taman kelas yang rindang membuat betah di sekolah.

Guru Mengajak Siswa untuk Gemar Membaca

Guru Kelas Mengajak Siswa Untuk Gemar Membaca Buku-buku yang ada di Perpustakaan

Siswa Belajar Di Luar Kelas Memanfaatkan Taman dan Gazebo

Siswa memanfaatkan taman yang rindang dan gazebo untuk berdiskusi bersama teman

Showing posts with label Kegiatan Sekolah. Show all posts
Showing posts with label Kegiatan Sekolah. Show all posts

Tuesday, January 5, 2021

Satgas Pencegahan Covid-19 SD Negeri Karanganyar 1 Rutin Lakukan Penyemprotan Disinfektan



Kepala Sekolah Memantau Langsung Penyemprotan Disinfektan oleh Tim Satgas Covid-19 SDN Karanganyar 1 Demak

Untuk Mengantisipasi merebaknya Virus Corona (COVID-19), SD Negeri Karanganyar 1 Demak terus lakukan penyemprotan cairan Disinfektan secara mandiri yang dilakukan rutin sekali sepekan,Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya atau langkah oleh SD Negeri Karanganyar 1 Demak untuk mengantisipasi covid-19 dilingkungan SD Negeri Karanganyar 1 Demak.

Penyemprotan cairan Disinfektan ini dilakukan di sekitar lingkungan SD Negeri Karanganyar 1 Demak, seperti pintu masuk depan sekolah, ruang kelas, ruang guru, ruang kepala sekolah, mushola, perpustakaan serta tempat-tempat lain di lingkungan SD Negeri Karanganyar 1 yang berpotensi berkembangnya kuman, bakteri dan virus.

“Sejak munculnya pandemi Covid-19 ini, kita sudah melakukan pergeseran dan perubahan anggaran untuk dialokasikan penanganan dan pencegahan Covid-19 di lingkungan sekolah. Salah satunya kita sudah memiliki alat semprot atau sprayer sendiri sehingga Tim Satgas Covid-19 SD Negeri Karanganyar 1 Demak secara rutin dapat melakukan penyemprotan cairan disinfektan secara mandiri”, ucap Jumiatun, S.Pd., M.Si. selaku Kepala SD Negeri Karanganyar 1 Demak.

Selain penyemprotan secara mandiri, SD Negeri Karanganyar 1 juga mendapat bantuan penyemprotan cairan disinfektan secara berkala oleh Puskesmas Karanganyar 1 Demak. Hal ini merupakan wujud kerjasama bidang kebersihan dan kesehatan antara sekolah dan instansi kesehatan di tingkat kecamatan.

Bantuan Penyemprotan oleh Puskesmas Karanganyar 1

Upaya lain yang dilakukan pihak sekolah demi mencegah penularan Covid-19, tim Satgas Covid-19 SD Negeri Karanganyar 1 juga membagikan masker kepada para guru, tenaga kependidikan dan juga siswa.  Sebelumnya SD Negeri Karanganyar 1  juga telah melakukan langkah-langkah pencegahan terhadap Virus Corona (COVID-19) diantaranya melakukan himbauan-himbauan melalui banner serta Sosialisasi tentang Covid-19, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, , Menyiapkan dan membuat tempat cuci tangan, menyediakan handsanitizer di pintu masuk ruangan, menyediakan Hand Sanitizer bagi pegawai atau tamu yang akan berkunjung di SD Negeri Karanganyar 1, mewajibkan penggunaan masker di Area Kantor.


Wednesday, December 2, 2020

Jadwal PAS (Penilaian Akhir Semester) 1 Tahun Pelajaran 2020/2021

Penilaian Akhir Semester (PAS) 1 Tahun Pelajaran 2020/2021 di SD Negeri Karanganyar 1 dilaksanakan mulai tanggal 30 November s.d 12 Desember 2020. PAS 1 di SD Negeri Karanganyar 1 dilaksanakan selama 2 minggu dengan mengacu pada surat edaran PAS dari Dindikbud Kab. Demak tanggal 26 November 2020. 

Penilaian Akhir Semester 1 dilaksanakan secara tatap muka dan berbasis kertas dengan memperhatikan protokol kesehatan. Setiap kelas dibagi menjadi dua ruang sehingga jarak antar tempat duduk siswa dapat diatur sesuai dengan pedoman protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. 

Siswa dan guru diwajibkan memakai masker. Sekolah menyediakan sarana cuci tangan berupa handsanitizer dan tempat cuci tangan beserta sabun di masing-masing ruang kelas. Siswa mengenakan seragam sekolah sesuai hari masuk. Orang tua yang mengantar dan menjemput siswa juga diwajibkan memakai masker. 

Untuk jadwal pelaksanaan PAS 1 Tahun Pelajaran 2020/2021 dapat diunduh pada link yang sudah disediakan berikut ini. 

Jadwal PAS 1 Tahun Pelajaran 2020/2021 Kelas Rendah (Kelas I, II dan III)

Jadwal PAS 1 Tahun Pelajaran 2020/2021 Kelas Tinggi (Kelas IV, V, dan VI)




Thursday, September 20, 2018

SD Karanganyar 1 Meriahkan Bulan Muharram dengan Santunan Anak Yatim

Ibu Jumiatuan, S.Pd., M.Si. berfoto bersama siswa yatim usai acara santunan
Dalam rangka memulyakan bulan Muharram, Keluarga besar SD Negeri Karanganyar 1 menggelar santunan anak yatim.  Acara santunan tersebut digelar hari Kamis, tanggal 20 September  2018 bertepatan dengan tanggal 10 Muharram 1440 H. Kegiatan tersebut menjadi rangkaian dari peringatan menyambut datangnya bulan Muharram 1440 yang dirangkai dengan pengajian.

Salah satu fadhilah di bulan Muharram salah satunya adalah Menyantuni anak yatim. Kegiatan tersebut adalah salah satu sunnah yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Anak-anak yatim tentunya adalah mereka yang sudah tidak memiliki ayah, padahal ia masih membutuhkan sosok dan nafkah dari sang Ayah. Untuk itu, Rasulullah memberikan contoh pada umat islam untuk mengasih anak yatim.
Ibu Jumiatun, S.Pd., M.Si. memberikan sambutan pada acara Santunan Anak Yatim di SD Karanganyar 1
Ibu Jumiatun, S.Pd., M.Si. selaku kepala SD Negeri Karanganyar 1 dalam sambutannya mengataka, “Selain dari apa yang Rasul contohkan, Allah pun menyampaikan di dalam Al-Quran bahwa sebagai muslim kita harus memberikan kasih sayang dan menyantuni anak-anak yatim tersebut. Sudah menjadi tanggung jawab kita sebagai muslim, jika kita memiliki kemampuan, kecukupan materi, dan kemampuan maka anak-anak yatim ini menjadi tanggung jawab umat islam untuk tetap disantuni, disayang, dan dipelihara.”

Sementara itu, Ketua Panitia Santunan Anak Yatim, ibu Chusniyati NF mengatakan, santunan diberikan kepada 4  siswa yatim yang masih aktif belajar di SD Negeri Karanganyar 1 tahun pelajaran 2018/2019 sebagai wujud kepedulian kepada sesama terutama mereka yang membutuhkan. keempat siswa tersebut adalah Intan Fitriyani, Rafi Anang Hermansyah, Egha Daivan dan Vera Putri Anggraini.
Ibu Chusniyati Nurfadhilah, S.Pd.SD memberikan laporan kegiatan santunan

“Tahun ini kita dapat menjalankan kegiatan yang sudah menjadi program kerja sekolah kita. Kami selaku panitia mengucapkan banyak terima kasih kepada para donator Bapak dan Ibu guru SD Negeri Karanganyar 1, para siswa dan segenap orang tua siswa yang telah menyisihkan sebagian uangnya untuk diberikan kepada anak yatim. Tahun ini ada4 siswa yatim di sekolah kita. Alhamdulillah, masing-masing anak yatim mendapat santunan sebesar Rp 985.000,00. Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan rutin di tahun-tahun berikutnya,” ungkapnya.

Kegiatan santunan anak yatim tersebut dihadiri oleh seluruh dewan guru dan siswa-siswi SD Negeri Karanganyar 1. Dalam acara yang digelar secara sederhana tersebut diakhiri dengan penyampaian tausyiah keagamaan yang disampaikan oleh Ibu Rahayu Umami, S.Pd.I

Dalam ceramahnya, Ibu Rahayu Umami menyampaikan bahwa di dalam Al-Quran ada banyak sekali perintah untuk menyantuni anak yatim terutama di bulan Muharram. Perintah ini terdapat dalam beberapa ayat Al-Quran dan Allah memberikan balasan keras bagi mereka yang mendzalimi anak yatim apalagi mengambil hartanya dengan cara yang zalim. Itulah mengapa menyantuni anak yatim merupakan salah satu fadhilah di bulan Muharram.
Ibu Rahayu Umami, S.Pd.I. memberikan ceramah pada acara Santunan Anak Yatim di SD Negeri Karanganyar 1
Para siswa SD Karanganyar 1 antusias mengikuti kegiatan santuanan
“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri”  (QS An-Nisa : 36)

Ayat di atas menunjukkan bahwa Allah melarang untuk takabur, sombong, atau membanggakan diri atas harta yang dimiliki. Untuk itu, menghindari kesombongan dan berbangga diri terhadap harta salah satunya kita memberikannya dan berbuat baik kepada mereka yang perlu disantuni salah satunya anak yatim yaitu anak yang sudah kehilangan ayahnya namun masih membutuhkan nafkah dan sosok ayah.

Sunday, September 16, 2018

SD Karanganyar 1 Ikut Sukseskan World Clean up Day (WCD) 2018

Apel Gerakan WCD 2018 tingkat Kecamatan Karanganyar (15/09/2018)
World Cleanup Day (WCD) 2018 adalah kegiatan yang diadakan secara serentak dalam satu waktu bersamaan di seluruh dunia dan diikuti 150 Negara yang melibatkan 380 juta penduduk atau sekitar 5 persen populasi dunia yang dilaksanakan setiap tanggal 15 September. Terkait dengan hal tersebut Kabupaten Demak mengambil bagian didalamnya dengan cara berpartisipasi dan melakukan aksi bersama termasuk Kecamatan Karanganyar.

Kegiatan World Cleanup Day (WCD) 2018 di Kecamatan Karanganyar di pusatkan di Pasar Karanganyar. Dalam kegiatan tersebut, SD Negeri Karanganyar 1 Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak ikut berpartisipasi dengan mengirimkan perwakilan untuk mensukseskan gerakan WCD 2018 tersebut. Partisipasi SD Negeri Karanganyar 1 ini merupakan bagian dari program Sekolah Adiwiyata SD Negeri Karanganyar 1 demi mewujudkan Kegiatan Lingkungan Berbasis Partisipatif.

Bambang Hermanto, selaku perwakilan dari SD Negeri Karanganyar 1 dalam Acara World Cleanup Day 2018 menyambut baik dan antusias terhadap kegiatan tersebut. “Gerakan bersih-bersih bersama ini cukup bagus dan perlu dilakukan secara rutin. Harus ada kesadaran dan kemauan dari semua pihak demi mewujudkan lingkungan yang bebas sampah”, ucapnya di sela-sela kegiatan WCD 2018.

Bambang Hermanto (Perwakilan SD Karanganyar 1) dalam WCD 2018 Tanggal 15 September 2018
Dengan tema “Mari Wujudkan Demak Bersih dan Bebas Sampah” di acara World cleanup Day 2018, Bambang Hemanto, selaku perwakilan dari SD Negeri Karanganyar 1 bersama relawan lainnya yang di pimpin oleh Camat Karanganyar , Sugianto, S.IP, MM melaksanakan kerja bakti bersama tingkat kecamatan yang diadakan di di pasar Karanganyar Demak. Sabtu (15/9/2018) pagi.

Acara yang diikuti lebih dari 200 orang peserta ini dihadiri, Kapolsek yang diwakili oleh Wakapolsek Karanganyar beserta anggotanya, Danramil Karanganyar dan anggotanya, Perwakilan dari UPTD Dikbud Kecamatan Karanganyar, Perwakilan seluruh SD/SMP/SMA/MTs dan MA di Kecamatan Karanganyar, Kepala Desa se-Kecamatan Karanganyar beserta perangkatnya, Puskesmas Karanganyar 1 dan 2 dan gabungan ormas yang berada di wilayah kecamatan Karanganyar.
Bambang Hermanto bersama relawan lainnya membersihkan sampah di depan Pasar Karanganyar (15/09/2018)

Sebelum acara di mulai peserta mengikuti Apel yang dipimpin oleh  Camat Karanganyar di halaman Pasar Karanganyar dilanjutkan sambutan oleh Wakapolsek Karanganyar. Giat kerja bakti dari pasar Karanganyar dilaksanakan sampai dengan seputaran pasar Karanganyar. Semua peserta kegiatan WCD 2018 terlihat sangat bersemangat dalam melaksanakan kerja bakti bersama membersihkan sampah-sampah yang berada di lingkungan pasar Karanganyar. Plastik-plastik besar disiapkan sebagai tempat menampung sampah-sampah yang dipilah-pilah nantinya.

Camat Karanganyar, Sugianto, S.IP, MM mengatakan Demak lebih baik tanpa sampah. “Keterlibatan semua elemen masyarakat Karanganyar dalam kegiatan WCD ini sangat bagus. Saya sangat mengapresiasi  dukungan masyarakat Karanganyar terhadap program Pemerintah Kabupaten Demak dalam rangka mewujudkan Demak bersih dan bebas dari sampah. Harapan saya kegiatan ini dapat terus dilaksanakan dan dapat menggugah kesadaran kita semua akan pentingnya hidup bersih”,  Ucapnya.

Tuesday, April 17, 2018

SD Negeri Karanganyar 1 Menyelenggarakan 4 Bidang Program PPLH

Tempat Cuci Tangan: Salah Satu Sarana Pendukung Ramah Lingkungan
Dalam rangka pelestarian lingkungan, keterlibatan semua komponen masysrakat mutlak diperlukan. Dukungan serta peran serta dalam upaya pemeliharaan sumber daya alam di Bumi haruslah serius karena pemanasa global sudah berlangsung. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup sejak tahun 2005 membuat suatu program yang berorientasi pada pendidikan lingkungan, yakni Adiwiyata.

Adiwiyata merupakan program yang secara garis besar bertujuan untuk mengubah karakter warga sekolah menjadi peduli, berwawasan dan berbudaya lingkungan. Dalam rangka ikut mensukseskan program tersebut, SD Negeri Karanganyar 1 memiliki program yang berwawasan lingkungan guna tercapaianya sekolah yang adiwiyata. Program tersebut meliputi :

1. Pengembangan Kebijakan Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan
Program ini berkaitan dengan pengintegrasian pendidikan lingkungan hidup pada dokumen kurikulum sekolah, mulai dari visi, misi dan tujuan sekolah serta struktur dan muatan kurikulum. Secara lengkap, program ini tersusun dalam masterplan rencana kegiatan program adiwiyata sekolah.

2. Pengembangan kurikulum berbasis lingkungan hidup
Program ini berkaitan dengan pengintegrasian pendidikan lingkungan hidup pada mata pelajaran dengan mengedepankan pada isu-isu nasional maupun global. Program ini juga mengupayakan penggunaan dan pemanfaatan sumber belajar tentang lingkungan hidup dalam kegiatan belajar mengajar secara indor maupun outdor. Program ini juga menjadikan pendidikan lingkungan hidup disampaikan kepada siswa mellaui muatan lokal pendiidikan lingkungan hidup dan juga diintegraskan pada kegiata ekstra kurkuler dan pembiasan rutin maupun terprogram.

3. Pengembangan Kegiatan Lingkungan Berbasis Partisipatif
Program kegiatan ini berupa upaya-upaya untuk melibatkan semua warga sekolah untuk mendukung pembiasaan perilaku berbudaya lingkungan hidup melalui kegiata ekstrakurikuler atau kegiatan-kegiatan lain yang melibatkan warga masyarakat, komite dan stakeholder pendidikan di wilayah SD Negeri Karanganyar 1

4.Pengembangan dan atau Pengelolaan Sarana Pendukung Sekolah yang ramah Lingkungan
Program kegiatan ini berupala berbagai kegiatan yang mendorong penggunaan dan pengelolaan sarana prasarana sebagai media pembelajaran lingkungan hidup seperti penanaman pohon penghijauan, pengelolaan sampah dan pengaturan ventilasi sekolah.

Untuk mewujudkan program-program tersebut, SD Negeri Karanganyar 1 mengharap dukungan semua stakeholder.

Thursday, March 15, 2018

SD Negeri Karanganyar 1 Siap Menjadi Sekolah Adiwiyata Kabupaten Demak Tahun 2018

Siswa SD Karanganyar 1 Memanfaatkan Taman dan Gazebo
Salah satu program dari Kementerian Lingkungan Hidup adalah program Adiwiyata. Program tersebut dituangkan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 05 Tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Adiwiyata.

Program Adiwiyata adalah program untuk mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Dengan adanya program tersebut, harapannya akan muncul sekolah-sekolah Adiwiyata yang berwawasan lingkungan. Sekolah Adiwiyata adalah sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan.

Program Adiwiyata dilaksanakan berdasarkan prinsip edukatif, partisipatif, dan berkelanjutan. Sementara itu komponen Program Adiwiyata terdiri dari beberapa aspek sebagai berikut

  1. aspek kebijakan sekolah yang berwawasan lingkungan;
  2. aspek kurikulum sekolah berbasis lingkungan;
  3. aspek kegiatan sekolah berbasis partisipatif; dan
  4. aspek pengelolaan sarana dan prasarana pendukung sekolah yang ramah lingkungan

Tahun 2018 ini, sebagai salah satu lembaga penyelenggaran pendidikan di wilayah kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak berkesempatan untuk mengusulkan diri menjadi Calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten. Hal ini dimaksudkan untuk ikut mensukseskan program Adiwiyata Nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup yang bekerja sama dengan beberapa Kementerian Lainnya, termasuk dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Stand Expo SD Karanganyar 1 dalam rangka Kampanya Program 3R
Sebagai langkah awal, SD Karanganyar 1 sudah mempersiapkan beberapa dokumen awal sebagai pendukung seleksi Calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten Demak tahun 2018 ini. Tim Pengembang Kurikulum SD Karanganyar 1 sudah melakukan review kurikulum untuk disesuaikan dengan program PPLH dalam Adiwiyata. Selain itu, Tim Pengembang Kurikulum juga sudah mengkaji dan memperbaharui visi dan misi sekolah terkait dengan program pendidikan berwawasan lingkungan.

Dari segi anggaran, Tim Penyusun RKAS juga sudah melakukan Rapat Review RKAS Perubahan guna kepentingan berbagai anggaran dan kegiatan yang terkait dengan program Adiwiyata, yaitu dengan menganggarkan lebih dari 20% anggaran sekolah untuk kegiatan-kegiatan yang mendukung pelaksanaan program pendidikan berbasis lingkungan.
Lingkungan Sekolah yang Hijau dan Asri akan Membuat Siswa Nyaman Belajar
Program Adiwiyata ini juga sudah disosialisasikan kepada semua warga sekolah. Ketua Komite Sekolah sebagai tangan panjang wali murid menyatakan dukungan terhadap program Adiwiyata yang dijalankan oleh sekolah. “Pada dasarnya kami sangat mendukung apa yang menjadi kebijakan sekolah selama itu positif dan memberikan dampak yang baik terhadap warga sekolah,” kata Noor Choliq, selaku Ketua Komite SD Karanganyar 1.

Sementara itu, Jumiatun, S.Pd, M.Si selaku kepala SD Karanganyar 1 berkata “Program Adiwiyata ini adalah program yang tidak instan namun berkelanjutan, berkesinambungan, apa yang kurang kemudian disempurnakan sehingga bisa menjadi sekolah adiwiyata nasional bahkan adiwiyata mandiri. Oleh karena itu kami membutuhkan dukungan semua pihak.”