Penyerahan Piagam dan Piala untuk Siswa Berprestasi

Setiap Siswa yang memperoleh Juara dalam Lomba Akademik dan Non Akademik, Piagam dan Piala akan Diberikan saat Upacara.

Bulan Bahasa Jadi Ajang Membaca secara Bersama-sama

Semua guru dan siswa secara bersama-sama memperingati bulan bahasa dengan membaca buku.

Perpustakaan Sebagai Pusat Sumber Belajar

Perpustakaan Sekolah Sebagai Pusat Sumber Belajar Dimanfaatkan oleh Guru dan Siswa Secara Maksimal.

Ruang Kelas Nyaman dan Representatif

Ruang kelas nyaman dengan halaman dan taman kelas yang rindang membuat betah di sekolah.

Guru Mengajak Siswa untuk Gemar Membaca

Guru Kelas Mengajak Siswa Untuk Gemar Membaca Buku-buku yang ada di Perpustakaan

Siswa Belajar Di Luar Kelas Memanfaatkan Taman dan Gazebo

Siswa memanfaatkan taman yang rindang dan gazebo untuk berdiskusi bersama teman

Showing posts with label PPLH. Show all posts
Showing posts with label PPLH. Show all posts

Friday, January 18, 2019

SD Negeri Karanganyar 1 Mendirikan Bank Sampah Sekolah Untuk Mengatasai Masalah Sampah di Sekolah

Permasalahan sampah sudah menjadi permasalahan umum di lingkungan kita, tak terkecuali di lingkungan sekolah. Apalagi sekolah sebagai tempat berkumpulnya banyak orang dapat menjadi penghasil sampah terbesar selain pasar, rumah tangga, restoran, perkantoran atau tempat-tempat umum lainnya.

Sampah yang menumpuk terlalu banyak tanpa ada pengelolaan yang baik akan menimbulkan dampak negative bagi sekolah seperti sumber penyakit dan merusak keindahan. Meski hasil penelitian dan penemuan tentang manfaat sampah telah banyak diungkapkan, namun dalam kenyataan sehari-hari, masih banyak sampah yang terabaikan dan dilihat sebagai satu materi yang sudah tidak memiliki kegunaan.

Oleh karena itu, SD Negeri Karanganyar 1 sebagai sekolah adiwiyata mendirikan Bank Sampah Sekolah untuk mengatasi permasalahan sampah di sekolah. Bank Sampah Sekolah yang didirikan diberi nama Bank Sampah Berkah. Diharapkan dengan adanya Bank Sampah Berkah ini sampah-sampah yang awalnya dipandang sebelah mata dapat membawa berkah bagi semua warga sekolah.

Rapat Pembentukan Tim Pengelola Bank Sampah Berkah
SD Negeri Karanganyar 1 14/07/2018

Seperti diketahui bersama bahwa Bank Sampah adalah suatu sistem pengolahan sampah kering secara kolektif dengan menampung, memiliah, dan menyalurkan sampah bernilai ekonomi sehingga keuntungan ekonomi dari menabung sampah. Dengan demikian sampah yang disetorkan oleh warga sekolah harus dipilah terlebih dahulu.

Kepala SD Negeri Karanganyar 1, Jumiatun, S.Pd., M.Si, mengatakan bahwa keberadaan Bank Sampah di sekolah sangat penting dan akan memberikan manfaat yang positif bagi warga sekolah. Oleh karena itu, beliau meminta dukungan semua pihak untuk mengembangkan Bank Sampah Berkah di SD Negeri Karanganyar 1.

“Pendirian Bank Sampah di sekolah sangat penting guna mendidik semua warga sekolah, terutama para siswa. Hal ini dikarenakan sebagai lembaga pendidikan formal, sekolah harus dapat membentuk insan-insan yang bersikap dan berperilaku peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar. Bank Sampah ini juga merupakan perwujudan kampanye 3R di sekolah yaitu Reduce, Reuse dan Recycle. Program 3R ini merupakan salah satu program sekolah adiwiyata. Sistem pemanfaatan sampah melalui Bank Sampah akan memberikan keuntungan kepada semua pihak”, ungkapnya.

Untuk menjalankan Bank Sampah Berkah di SD Negeri Karanganyar 1, kepala sekolah juga telah menetapkan SK Tim Pengelola Bank Sampah dalam rangka mewujudkan pendidikan yang peduli dan  berbudaya lingkungan di SD Negeri Karanganyar 1. Tim Pengelola Bank Sampah Berkah SD Negeri Karanganyar 1 adalah sebagai berikut :


Tuesday, April 17, 2018

SD Negeri Karanganyar 1 Menyelenggarakan 4 Bidang Program PPLH

Tempat Cuci Tangan: Salah Satu Sarana Pendukung Ramah Lingkungan
Dalam rangka pelestarian lingkungan, keterlibatan semua komponen masysrakat mutlak diperlukan. Dukungan serta peran serta dalam upaya pemeliharaan sumber daya alam di Bumi haruslah serius karena pemanasa global sudah berlangsung. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup sejak tahun 2005 membuat suatu program yang berorientasi pada pendidikan lingkungan, yakni Adiwiyata.

Adiwiyata merupakan program yang secara garis besar bertujuan untuk mengubah karakter warga sekolah menjadi peduli, berwawasan dan berbudaya lingkungan. Dalam rangka ikut mensukseskan program tersebut, SD Negeri Karanganyar 1 memiliki program yang berwawasan lingkungan guna tercapaianya sekolah yang adiwiyata. Program tersebut meliputi :

1. Pengembangan Kebijakan Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan
Program ini berkaitan dengan pengintegrasian pendidikan lingkungan hidup pada dokumen kurikulum sekolah, mulai dari visi, misi dan tujuan sekolah serta struktur dan muatan kurikulum. Secara lengkap, program ini tersusun dalam masterplan rencana kegiatan program adiwiyata sekolah.

2. Pengembangan kurikulum berbasis lingkungan hidup
Program ini berkaitan dengan pengintegrasian pendidikan lingkungan hidup pada mata pelajaran dengan mengedepankan pada isu-isu nasional maupun global. Program ini juga mengupayakan penggunaan dan pemanfaatan sumber belajar tentang lingkungan hidup dalam kegiatan belajar mengajar secara indor maupun outdor. Program ini juga menjadikan pendidikan lingkungan hidup disampaikan kepada siswa mellaui muatan lokal pendiidikan lingkungan hidup dan juga diintegraskan pada kegiata ekstra kurkuler dan pembiasan rutin maupun terprogram.

3. Pengembangan Kegiatan Lingkungan Berbasis Partisipatif
Program kegiatan ini berupa upaya-upaya untuk melibatkan semua warga sekolah untuk mendukung pembiasaan perilaku berbudaya lingkungan hidup melalui kegiata ekstrakurikuler atau kegiatan-kegiatan lain yang melibatkan warga masyarakat, komite dan stakeholder pendidikan di wilayah SD Negeri Karanganyar 1

4.Pengembangan dan atau Pengelolaan Sarana Pendukung Sekolah yang ramah Lingkungan
Program kegiatan ini berupala berbagai kegiatan yang mendorong penggunaan dan pengelolaan sarana prasarana sebagai media pembelajaran lingkungan hidup seperti penanaman pohon penghijauan, pengelolaan sampah dan pengaturan ventilasi sekolah.

Untuk mewujudkan program-program tersebut, SD Negeri Karanganyar 1 mengharap dukungan semua stakeholder.

Thursday, March 15, 2018

SD Negeri Karanganyar 1 Siap Menjadi Sekolah Adiwiyata Kabupaten Demak Tahun 2018

Siswa SD Karanganyar 1 Memanfaatkan Taman dan Gazebo
Salah satu program dari Kementerian Lingkungan Hidup adalah program Adiwiyata. Program tersebut dituangkan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 05 Tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Adiwiyata.

Program Adiwiyata adalah program untuk mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Dengan adanya program tersebut, harapannya akan muncul sekolah-sekolah Adiwiyata yang berwawasan lingkungan. Sekolah Adiwiyata adalah sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan.

Program Adiwiyata dilaksanakan berdasarkan prinsip edukatif, partisipatif, dan berkelanjutan. Sementara itu komponen Program Adiwiyata terdiri dari beberapa aspek sebagai berikut

  1. aspek kebijakan sekolah yang berwawasan lingkungan;
  2. aspek kurikulum sekolah berbasis lingkungan;
  3. aspek kegiatan sekolah berbasis partisipatif; dan
  4. aspek pengelolaan sarana dan prasarana pendukung sekolah yang ramah lingkungan

Tahun 2018 ini, sebagai salah satu lembaga penyelenggaran pendidikan di wilayah kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak berkesempatan untuk mengusulkan diri menjadi Calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten. Hal ini dimaksudkan untuk ikut mensukseskan program Adiwiyata Nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup yang bekerja sama dengan beberapa Kementerian Lainnya, termasuk dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Stand Expo SD Karanganyar 1 dalam rangka Kampanya Program 3R
Sebagai langkah awal, SD Karanganyar 1 sudah mempersiapkan beberapa dokumen awal sebagai pendukung seleksi Calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten Demak tahun 2018 ini. Tim Pengembang Kurikulum SD Karanganyar 1 sudah melakukan review kurikulum untuk disesuaikan dengan program PPLH dalam Adiwiyata. Selain itu, Tim Pengembang Kurikulum juga sudah mengkaji dan memperbaharui visi dan misi sekolah terkait dengan program pendidikan berwawasan lingkungan.

Dari segi anggaran, Tim Penyusun RKAS juga sudah melakukan Rapat Review RKAS Perubahan guna kepentingan berbagai anggaran dan kegiatan yang terkait dengan program Adiwiyata, yaitu dengan menganggarkan lebih dari 20% anggaran sekolah untuk kegiatan-kegiatan yang mendukung pelaksanaan program pendidikan berbasis lingkungan.
Lingkungan Sekolah yang Hijau dan Asri akan Membuat Siswa Nyaman Belajar
Program Adiwiyata ini juga sudah disosialisasikan kepada semua warga sekolah. Ketua Komite Sekolah sebagai tangan panjang wali murid menyatakan dukungan terhadap program Adiwiyata yang dijalankan oleh sekolah. “Pada dasarnya kami sangat mendukung apa yang menjadi kebijakan sekolah selama itu positif dan memberikan dampak yang baik terhadap warga sekolah,” kata Noor Choliq, selaku Ketua Komite SD Karanganyar 1.

Sementara itu, Jumiatun, S.Pd, M.Si selaku kepala SD Karanganyar 1 berkata “Program Adiwiyata ini adalah program yang tidak instan namun berkelanjutan, berkesinambungan, apa yang kurang kemudian disempurnakan sehingga bisa menjadi sekolah adiwiyata nasional bahkan adiwiyata mandiri. Oleh karena itu kami membutuhkan dukungan semua pihak.”