Penyerahan Piagam dan Piala untuk Siswa Berprestasi

Setiap Siswa yang memperoleh Juara dalam Lomba Akademik dan Non Akademik, Piagam dan Piala akan Diberikan saat Upacara.

Bulan Bahasa Jadi Ajang Membaca secara Bersama-sama

Semua guru dan siswa secara bersama-sama memperingati bulan bahasa dengan membaca buku.

Perpustakaan Sebagai Pusat Sumber Belajar

Perpustakaan Sekolah Sebagai Pusat Sumber Belajar Dimanfaatkan oleh Guru dan Siswa Secara Maksimal.

Ruang Kelas Nyaman dan Representatif

Ruang kelas nyaman dengan halaman dan taman kelas yang rindang membuat betah di sekolah.

Guru Mengajak Siswa untuk Gemar Membaca

Guru Kelas Mengajak Siswa Untuk Gemar Membaca Buku-buku yang ada di Perpustakaan

Siswa Belajar Di Luar Kelas Memanfaatkan Taman dan Gazebo

Siswa memanfaatkan taman yang rindang dan gazebo untuk berdiskusi bersama teman

Saturday, December 15, 2018

Penerimaan Rapor Semester I (Ganjil) SD Negeri Karanganyar 1 Tahun Pelajaran 2018/2019

Sri Tulasmini, S.Pd (Wali Kelas 1) menyerahkan rapor kepada Susanto (Salah satu orang tua siswa kelas 1 SD Negeri Karanganyar 1)-Sabtu, 15 Desember 2018
Penerimaan Rapor Semester I (Ganjil) SD Negeri Karanganyar 1 Tahun Pelajaran 2018/2019 berlangsung aman, tertib dan lancar. Kegiatan yang berlangsung hari Sabtu tanggal 15 Desember 2018/2019 ini dihadiri oleh seluruh orang tua atau wali murid SD Negeri Karanganyar 1 mulai kelas 1 s.d 6.

Kegiatan penerimaan rapor ini sebagai bentuk tanggung jawab sekolah dalam melaporkan hasil belajar siswa kepada orang tua atau walinya. Melalui penerimaan rapor ini akan diketahui progress kemajuan nilai sikap, spiritual, pengetahuan dan keterampilan para siswa selama satu semester berjalan.

Dalam rangkaian kegiatan penerimaan rapor ini, di awali dengan rapat wali murid yang dipimpin oleh kepala SD Negeri Karanganyar 1. Dalam sambutannya, Jumiatun, S.Pd., M.Si selaku Kepala SD Negeri Karanganyar 1 berharap agar rapor yang sudah diterima dapat dijadikan bahan evaluasi dan motivasi terhadap siswa sehingga terpacu untuk meraih hasil terbaik di kesempatan selanjutnya.

“Alhamdulillah, kita sudah di penghujung semester 1 tahun pelajaran 2018/2019. Selama satu minggu penuh kemarin anak-anak kita sudah mengikuti Penilaian Akhir Semester 1 tahun pelajaran 2018/2019. Bapak ibu guru sudah bekerja keras untuk mengolah nilai ulangan harian , penilaian tengah semester dan penilaian akhir semester. Dan sangat perlu kiranya, hasil penilaian terhadap belajar siswa kita laporkan kepada bapak ibu semua. Tidak perlu melihat rangking anak-anak kita, masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. Berilah motivasi positif untuk anak-anak kita,” ungkapnya.

Setelah sambutan selesai, orang tua dan wali murid langsung dipersilahkan menemui wali kelas masing-masing untuk mengambil rapor anak-anaknya. Wajah sumringah terlihat menghiasai beberapa orang tua begitu membuka rapor yang diterimanya. Mereka terlihat puas dengan kemajuan prestasi putra-putrinya. Namun ada juga beberapa orang tua yang terlihat kecewa dengan hasil belajar anak-anaknya.

Arief Tirtana, salah satu orang tua siswa kelas 3 mengaku anaknya lemah dalam muatan pelajaran matematika dan berharap anaknya bisa lebih baik di semester mendatang.

“Anak saya lemah di muatan pelajaran matematika baik pada KI-3 Pengetahuan dan KI-4 Keterampilan. Dia sudah bilang setiap kali belajar, mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal-soal matematika. Padahal dia sudah menambah porsi belajar untuk matematika. Saya selaku orang tua masih mencari formula yang tepat untuk membantunya agar dapat menguasai matematika. Saya tidak memarahinya, saya kasih dia motivasi kalau masing-masing dari kita punya kelemahan dan keunggulan,” ujarnya saat ditemua sesaat setelah penerimaan rapor.

Apapun hasilnya, pihak sekolah senantiasa mengingatkan kepada para orang tua dan wali murid untuk senantiasa memperhatikan dan membimbing anak-anaknya ketika di rumah. Pihak sekolah juga mengingatkan agar selama liburan akhir semester 1 ini, anak-anak bisa mengisinya dengan kegiatan-kegiatan yang positif.

Friday, December 14, 2018

SD Negeri Karanganyar 1 Raih Predikat Terbaik I Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Demak Tahun 2018

Jumiatun, S.Pd., M.Si., Kepala SD Negeri Karanganyar 1 (Pojok Kiri) Menerima Surat Keputusan Penetapan Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabuten Demak tahun 2018 tanggal 21 November 2018
SD Negeri Karanganyar 1 Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak meraih penghargaan terbaik I Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Demak tahun 2018. Keputusan ini disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak tanggal 21 November 2018 bersamaan dengan kegiatan sosialisasi Program Adiwiyata di Kabupaten Demak.

Atas penghargaan tersebut, SD Negeri Karanganyar 1 berkesempatan untuk menjadi Sekolah Adiwiyata Tingkat Propinsi Jawa Tengah yang rencana penilaiannya akan di selenggarakan bulan Maret tahun 2019.

Beberapa stakeholder pendidikan di Kecamatan Karanganyar memberikan apresiasi terhadap pencapaian SD Negeri Karanganyar 1 sebagai Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Demak tahun 2018. Drs. Nasirun, MM., selaku Kepala UPTD Dikbud Kecamatan Karanganyar secara khusus mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi yang luar biasa kepada SD Negeri Karanganyar 1.

“Ini sungguh suatu prestasi yang membanggakan bagi SD Negeri Karanganyar 1. Saya pribadi sudah memprediksi bahwa SD Negeri Karanganyar 1 akan mampu meriah Sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten Demak di tahun 2018 ini. Harapan saya SD Negeri Karanganyar 1 bisa mengikuti prestasi SD Negeri Wonorejo 2 yang sudah meraih predikat Sekolah Adiwiyata Tingkat Propinsi Jawa Tengah,” kata Drs. Nasirun, MM.

Pada kesempatan yang lain, Agus Sudiarto selaku Kepala Desa Karanganyar mengucapkan terima kasih kepada SD Negeri Karanganyar 1 yang telah mengharumkan nama desa Karanganyar dengan menjadi Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Demak.

“Saya ucapkan terima kasih kepada SD Negeri Karanganyar 1 yang telah mengharumkan nama desa Karanganyar. Saya berharap SD Negeri Karanganyar 1 selalu konsisten memberikan prestasi-prestasi terbaiknya. Pemerintah Desa Karanganyar akan selalu mendukung program kegiatan Adiwiyata SD Negeri Karanganyar 1,” ucapnya.

Sementara itu, Jumiatun, S.Pd., M.Si., selaku kepala SD Negeri Karanganyar 1 mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak atas pencapaian presatsi sebagai Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Demak tahun 2018.

“Terima kasih kami ucapkan kepada semua pihak yang telah mendukung SD Negeri Karanganyar 1 baik secara material dan non material sehingga bisa meraih predikat terbaik I Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Demak tahun 2018. Kami akan berusaha mempertahankan prestasi yang telah dicapai oleh sekolah. Kami juga akan mempersiapkan diri dengan baik untuk menyambut penilaian Calon Sekolah Adiwiyata Tingkat Propinsi Jawa Tengah Tahun 2019 nanti,” ujarnya.

Dalam rangka pelestarian lingkungan, keterlibatan semua komponen masysrakat mutlak diperlukan. Dukungan serta peran serta dalam upaya pemeliharaan sumber daya alam di Bumi haruslah serius karena pemanasan global sudah berlangsung. Adiwiyata merupakan program yang secara garis besar bertujuan untuk mengubah karakter warga sekolah menjadi peduli, berwawasan dan berbudaya lingkungan.

Thursday, September 20, 2018

SD Karanganyar 1 Meriahkan Bulan Muharram dengan Santunan Anak Yatim

Ibu Jumiatuan, S.Pd., M.Si. berfoto bersama siswa yatim usai acara santunan
Dalam rangka memulyakan bulan Muharram, Keluarga besar SD Negeri Karanganyar 1 menggelar santunan anak yatim.  Acara santunan tersebut digelar hari Kamis, tanggal 20 September  2018 bertepatan dengan tanggal 10 Muharram 1440 H. Kegiatan tersebut menjadi rangkaian dari peringatan menyambut datangnya bulan Muharram 1440 yang dirangkai dengan pengajian.

Salah satu fadhilah di bulan Muharram salah satunya adalah Menyantuni anak yatim. Kegiatan tersebut adalah salah satu sunnah yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Anak-anak yatim tentunya adalah mereka yang sudah tidak memiliki ayah, padahal ia masih membutuhkan sosok dan nafkah dari sang Ayah. Untuk itu, Rasulullah memberikan contoh pada umat islam untuk mengasih anak yatim.
Ibu Jumiatun, S.Pd., M.Si. memberikan sambutan pada acara Santunan Anak Yatim di SD Karanganyar 1
Ibu Jumiatun, S.Pd., M.Si. selaku kepala SD Negeri Karanganyar 1 dalam sambutannya mengataka, “Selain dari apa yang Rasul contohkan, Allah pun menyampaikan di dalam Al-Quran bahwa sebagai muslim kita harus memberikan kasih sayang dan menyantuni anak-anak yatim tersebut. Sudah menjadi tanggung jawab kita sebagai muslim, jika kita memiliki kemampuan, kecukupan materi, dan kemampuan maka anak-anak yatim ini menjadi tanggung jawab umat islam untuk tetap disantuni, disayang, dan dipelihara.”

Sementara itu, Ketua Panitia Santunan Anak Yatim, ibu Chusniyati NF mengatakan, santunan diberikan kepada 4  siswa yatim yang masih aktif belajar di SD Negeri Karanganyar 1 tahun pelajaran 2018/2019 sebagai wujud kepedulian kepada sesama terutama mereka yang membutuhkan. keempat siswa tersebut adalah Intan Fitriyani, Rafi Anang Hermansyah, Egha Daivan dan Vera Putri Anggraini.
Ibu Chusniyati Nurfadhilah, S.Pd.SD memberikan laporan kegiatan santunan

“Tahun ini kita dapat menjalankan kegiatan yang sudah menjadi program kerja sekolah kita. Kami selaku panitia mengucapkan banyak terima kasih kepada para donator Bapak dan Ibu guru SD Negeri Karanganyar 1, para siswa dan segenap orang tua siswa yang telah menyisihkan sebagian uangnya untuk diberikan kepada anak yatim. Tahun ini ada4 siswa yatim di sekolah kita. Alhamdulillah, masing-masing anak yatim mendapat santunan sebesar Rp 985.000,00. Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan rutin di tahun-tahun berikutnya,” ungkapnya.

Kegiatan santunan anak yatim tersebut dihadiri oleh seluruh dewan guru dan siswa-siswi SD Negeri Karanganyar 1. Dalam acara yang digelar secara sederhana tersebut diakhiri dengan penyampaian tausyiah keagamaan yang disampaikan oleh Ibu Rahayu Umami, S.Pd.I

Dalam ceramahnya, Ibu Rahayu Umami menyampaikan bahwa di dalam Al-Quran ada banyak sekali perintah untuk menyantuni anak yatim terutama di bulan Muharram. Perintah ini terdapat dalam beberapa ayat Al-Quran dan Allah memberikan balasan keras bagi mereka yang mendzalimi anak yatim apalagi mengambil hartanya dengan cara yang zalim. Itulah mengapa menyantuni anak yatim merupakan salah satu fadhilah di bulan Muharram.
Ibu Rahayu Umami, S.Pd.I. memberikan ceramah pada acara Santunan Anak Yatim di SD Negeri Karanganyar 1
Para siswa SD Karanganyar 1 antusias mengikuti kegiatan santuanan
“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri”  (QS An-Nisa : 36)

Ayat di atas menunjukkan bahwa Allah melarang untuk takabur, sombong, atau membanggakan diri atas harta yang dimiliki. Untuk itu, menghindari kesombongan dan berbangga diri terhadap harta salah satunya kita memberikannya dan berbuat baik kepada mereka yang perlu disantuni salah satunya anak yatim yaitu anak yang sudah kehilangan ayahnya namun masih membutuhkan nafkah dan sosok ayah.

Sunday, September 16, 2018

Guru dan Staff SD Negeri Karanganyar 1 Tahun Pelajaran 2018/2019

Pendidik dan Tenaga Kependidikan SD Negeri Karanganyar 1 Tahun Pelajaran 2018/2019
Dalam rangka penyelenggaraan pendidikan di SD Negeri Karanganyar 1 Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak, memiliki tenaga pendidik dan kependidikan yang handal untuk mewujudkan visi, misi dan tujuan sekolah. Berikut ini adalah para guru dan staff di SD Negeri Karanganyar 1 tahun pelajaran 2018/2019

Kepala Sekolah
Jumiatun, S.Pd, M.Si

Guru Kelas
Sri Tulasmini, S.Pd (Guru Kelas 1)
Anita Kurnia Sari, S.Pd (Guru Kelas 2)
Noor Cholis, S.Pd (Guru Kelas 3)
Fitriyah, S.Pd (Guru Kelas 4)
Arif Mundandar, S.Pd.SD (Guru Kelas 5)
Chusniyati Nurfadhilah, S.Pd.SD (Guru Kelas 6)

Guru Mata Pelajaran
Rahayu Umami, S.Pd.I (Guru PAI)
Warsipah, S.Pd (Guru PJOK)

Guru Mulok
Arief Tirtana, S.Pd (Guru Bahasa Inggris)

Staff
Arief Tirtana, S.Pd (Operator Sekolah)
Bambang Hermanto (Penjaga SD)
Henny Ega Setyani (Pustakawan)

SD Karanganyar 1 Ikut Sukseskan World Clean up Day (WCD) 2018

Apel Gerakan WCD 2018 tingkat Kecamatan Karanganyar (15/09/2018)
World Cleanup Day (WCD) 2018 adalah kegiatan yang diadakan secara serentak dalam satu waktu bersamaan di seluruh dunia dan diikuti 150 Negara yang melibatkan 380 juta penduduk atau sekitar 5 persen populasi dunia yang dilaksanakan setiap tanggal 15 September. Terkait dengan hal tersebut Kabupaten Demak mengambil bagian didalamnya dengan cara berpartisipasi dan melakukan aksi bersama termasuk Kecamatan Karanganyar.

Kegiatan World Cleanup Day (WCD) 2018 di Kecamatan Karanganyar di pusatkan di Pasar Karanganyar. Dalam kegiatan tersebut, SD Negeri Karanganyar 1 Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak ikut berpartisipasi dengan mengirimkan perwakilan untuk mensukseskan gerakan WCD 2018 tersebut. Partisipasi SD Negeri Karanganyar 1 ini merupakan bagian dari program Sekolah Adiwiyata SD Negeri Karanganyar 1 demi mewujudkan Kegiatan Lingkungan Berbasis Partisipatif.

Bambang Hermanto, selaku perwakilan dari SD Negeri Karanganyar 1 dalam Acara World Cleanup Day 2018 menyambut baik dan antusias terhadap kegiatan tersebut. “Gerakan bersih-bersih bersama ini cukup bagus dan perlu dilakukan secara rutin. Harus ada kesadaran dan kemauan dari semua pihak demi mewujudkan lingkungan yang bebas sampah”, ucapnya di sela-sela kegiatan WCD 2018.

Bambang Hermanto (Perwakilan SD Karanganyar 1) dalam WCD 2018 Tanggal 15 September 2018
Dengan tema “Mari Wujudkan Demak Bersih dan Bebas Sampah” di acara World cleanup Day 2018, Bambang Hemanto, selaku perwakilan dari SD Negeri Karanganyar 1 bersama relawan lainnya yang di pimpin oleh Camat Karanganyar , Sugianto, S.IP, MM melaksanakan kerja bakti bersama tingkat kecamatan yang diadakan di di pasar Karanganyar Demak. Sabtu (15/9/2018) pagi.

Acara yang diikuti lebih dari 200 orang peserta ini dihadiri, Kapolsek yang diwakili oleh Wakapolsek Karanganyar beserta anggotanya, Danramil Karanganyar dan anggotanya, Perwakilan dari UPTD Dikbud Kecamatan Karanganyar, Perwakilan seluruh SD/SMP/SMA/MTs dan MA di Kecamatan Karanganyar, Kepala Desa se-Kecamatan Karanganyar beserta perangkatnya, Puskesmas Karanganyar 1 dan 2 dan gabungan ormas yang berada di wilayah kecamatan Karanganyar.
Bambang Hermanto bersama relawan lainnya membersihkan sampah di depan Pasar Karanganyar (15/09/2018)

Sebelum acara di mulai peserta mengikuti Apel yang dipimpin oleh  Camat Karanganyar di halaman Pasar Karanganyar dilanjutkan sambutan oleh Wakapolsek Karanganyar. Giat kerja bakti dari pasar Karanganyar dilaksanakan sampai dengan seputaran pasar Karanganyar. Semua peserta kegiatan WCD 2018 terlihat sangat bersemangat dalam melaksanakan kerja bakti bersama membersihkan sampah-sampah yang berada di lingkungan pasar Karanganyar. Plastik-plastik besar disiapkan sebagai tempat menampung sampah-sampah yang dipilah-pilah nantinya.

Camat Karanganyar, Sugianto, S.IP, MM mengatakan Demak lebih baik tanpa sampah. “Keterlibatan semua elemen masyarakat Karanganyar dalam kegiatan WCD ini sangat bagus. Saya sangat mengapresiasi  dukungan masyarakat Karanganyar terhadap program Pemerintah Kabupaten Demak dalam rangka mewujudkan Demak bersih dan bebas dari sampah. Harapan saya kegiatan ini dapat terus dilaksanakan dan dapat menggugah kesadaran kita semua akan pentingnya hidup bersih”,  Ucapnya.

Tuesday, April 17, 2018

SD Negeri Karanganyar 1 Menyelenggarakan 4 Bidang Program PPLH

Tempat Cuci Tangan: Salah Satu Sarana Pendukung Ramah Lingkungan
Dalam rangka pelestarian lingkungan, keterlibatan semua komponen masysrakat mutlak diperlukan. Dukungan serta peran serta dalam upaya pemeliharaan sumber daya alam di Bumi haruslah serius karena pemanasa global sudah berlangsung. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup sejak tahun 2005 membuat suatu program yang berorientasi pada pendidikan lingkungan, yakni Adiwiyata.

Adiwiyata merupakan program yang secara garis besar bertujuan untuk mengubah karakter warga sekolah menjadi peduli, berwawasan dan berbudaya lingkungan. Dalam rangka ikut mensukseskan program tersebut, SD Negeri Karanganyar 1 memiliki program yang berwawasan lingkungan guna tercapaianya sekolah yang adiwiyata. Program tersebut meliputi :

1. Pengembangan Kebijakan Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan
Program ini berkaitan dengan pengintegrasian pendidikan lingkungan hidup pada dokumen kurikulum sekolah, mulai dari visi, misi dan tujuan sekolah serta struktur dan muatan kurikulum. Secara lengkap, program ini tersusun dalam masterplan rencana kegiatan program adiwiyata sekolah.

2. Pengembangan kurikulum berbasis lingkungan hidup
Program ini berkaitan dengan pengintegrasian pendidikan lingkungan hidup pada mata pelajaran dengan mengedepankan pada isu-isu nasional maupun global. Program ini juga mengupayakan penggunaan dan pemanfaatan sumber belajar tentang lingkungan hidup dalam kegiatan belajar mengajar secara indor maupun outdor. Program ini juga menjadikan pendidikan lingkungan hidup disampaikan kepada siswa mellaui muatan lokal pendiidikan lingkungan hidup dan juga diintegraskan pada kegiata ekstra kurkuler dan pembiasan rutin maupun terprogram.

3. Pengembangan Kegiatan Lingkungan Berbasis Partisipatif
Program kegiatan ini berupa upaya-upaya untuk melibatkan semua warga sekolah untuk mendukung pembiasaan perilaku berbudaya lingkungan hidup melalui kegiata ekstrakurikuler atau kegiatan-kegiatan lain yang melibatkan warga masyarakat, komite dan stakeholder pendidikan di wilayah SD Negeri Karanganyar 1

4.Pengembangan dan atau Pengelolaan Sarana Pendukung Sekolah yang ramah Lingkungan
Program kegiatan ini berupala berbagai kegiatan yang mendorong penggunaan dan pengelolaan sarana prasarana sebagai media pembelajaran lingkungan hidup seperti penanaman pohon penghijauan, pengelolaan sampah dan pengaturan ventilasi sekolah.

Untuk mewujudkan program-program tersebut, SD Negeri Karanganyar 1 mengharap dukungan semua stakeholder.

Thursday, March 15, 2018

SD Negeri Karanganyar 1 Siap Menjadi Sekolah Adiwiyata Kabupaten Demak Tahun 2018

Siswa SD Karanganyar 1 Memanfaatkan Taman dan Gazebo
Salah satu program dari Kementerian Lingkungan Hidup adalah program Adiwiyata. Program tersebut dituangkan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 05 Tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Adiwiyata.

Program Adiwiyata adalah program untuk mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Dengan adanya program tersebut, harapannya akan muncul sekolah-sekolah Adiwiyata yang berwawasan lingkungan. Sekolah Adiwiyata adalah sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan.

Program Adiwiyata dilaksanakan berdasarkan prinsip edukatif, partisipatif, dan berkelanjutan. Sementara itu komponen Program Adiwiyata terdiri dari beberapa aspek sebagai berikut

  1. aspek kebijakan sekolah yang berwawasan lingkungan;
  2. aspek kurikulum sekolah berbasis lingkungan;
  3. aspek kegiatan sekolah berbasis partisipatif; dan
  4. aspek pengelolaan sarana dan prasarana pendukung sekolah yang ramah lingkungan

Tahun 2018 ini, sebagai salah satu lembaga penyelenggaran pendidikan di wilayah kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak berkesempatan untuk mengusulkan diri menjadi Calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten. Hal ini dimaksudkan untuk ikut mensukseskan program Adiwiyata Nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup yang bekerja sama dengan beberapa Kementerian Lainnya, termasuk dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Stand Expo SD Karanganyar 1 dalam rangka Kampanya Program 3R
Sebagai langkah awal, SD Karanganyar 1 sudah mempersiapkan beberapa dokumen awal sebagai pendukung seleksi Calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten Demak tahun 2018 ini. Tim Pengembang Kurikulum SD Karanganyar 1 sudah melakukan review kurikulum untuk disesuaikan dengan program PPLH dalam Adiwiyata. Selain itu, Tim Pengembang Kurikulum juga sudah mengkaji dan memperbaharui visi dan misi sekolah terkait dengan program pendidikan berwawasan lingkungan.

Dari segi anggaran, Tim Penyusun RKAS juga sudah melakukan Rapat Review RKAS Perubahan guna kepentingan berbagai anggaran dan kegiatan yang terkait dengan program Adiwiyata, yaitu dengan menganggarkan lebih dari 20% anggaran sekolah untuk kegiatan-kegiatan yang mendukung pelaksanaan program pendidikan berbasis lingkungan.
Lingkungan Sekolah yang Hijau dan Asri akan Membuat Siswa Nyaman Belajar
Program Adiwiyata ini juga sudah disosialisasikan kepada semua warga sekolah. Ketua Komite Sekolah sebagai tangan panjang wali murid menyatakan dukungan terhadap program Adiwiyata yang dijalankan oleh sekolah. “Pada dasarnya kami sangat mendukung apa yang menjadi kebijakan sekolah selama itu positif dan memberikan dampak yang baik terhadap warga sekolah,” kata Noor Choliq, selaku Ketua Komite SD Karanganyar 1.

Sementara itu, Jumiatun, S.Pd, M.Si selaku kepala SD Karanganyar 1 berkata “Program Adiwiyata ini adalah program yang tidak instan namun berkelanjutan, berkesinambungan, apa yang kurang kemudian disempurnakan sehingga bisa menjadi sekolah adiwiyata nasional bahkan adiwiyata mandiri. Oleh karena itu kami membutuhkan dukungan semua pihak.”

SDN Karanganyar 1 Meraih 10 Piala dalam Lomba MAPSI Tingkat Kec. Karanganyar Tahun 2018

SD Karanganyar 1 Meraih 10 Piala dalam Lomba MAPSI Tahun 2018

Rangakain kata syukur langsung terucap dari Guru Pembimbing dan Official Lomba MAPSI SDN Karanganyar 1 begitu panitia mengumumkan para juara dalam lomba MAPSI Tingkat Kec. Karanganyar Tahun 2018 di UPTD Dikbud Kec. Karanganyar.

Dalam lomba yang dilaksanakan hari Rabu tanggal 14 Maret 2018, kontingen SD Karanganyar 1 berhasil meraih 10 piala dari berbagai cabang lomba yang diperebutkan. Beberapa cabang lomba andalan berhasil meraih hasil maksimal. Total SD Karanganyar 1 meraih 4 emas, 3 perak dan 3 perunggu dengan rincian sebagai berikut.

1. Juara 1 Adzan
2. Juara 3 LKITI Putra
3. Juara 1 LKITI Putri
4. Juara 3 Kewirausahaan Putra
5. Juara 3 Kewirausahaan Putri
6. Juara 2 Macapat Islami Putri
7. Juara 1 Macapat Islami Putra
8. Juara 2 Cerita Islami Putri
9. Juara 1 Hidzfil Qur’an Putra
10. Juara 2 Khitobah Putra

Dengan demikian, SD Karanganyar 1 akan mengirim 4 wakilnya ke lomba MAPSI Tingkat Kabupaten Demak Tahun 2018 tanggal 20 Maret 2018 mendatang. Meskipun cukup berat melihat peta persaingan yang ada, namun para guru pembimbing dan official tatap berusaha dan berdoa untuk meraih hasil terbaik.