Thursday, September 20, 2018

SD Karanganyar 1 Meriahkan Bulan Muharram dengan Santunan Anak Yatim

Ibu Jumiatuan, S.Pd., M.Si. berfoto bersama siswa yatim usai acara santunan
Dalam rangka memulyakan bulan Muharram, Keluarga besar SD Negeri Karanganyar 1 menggelar santunan anak yatim.  Acara santunan tersebut digelar hari Kamis, tanggal 20 September  2018 bertepatan dengan tanggal 10 Muharram 1440 H. Kegiatan tersebut menjadi rangkaian dari peringatan menyambut datangnya bulan Muharram 1440 yang dirangkai dengan pengajian.

Salah satu fadhilah di bulan Muharram salah satunya adalah Menyantuni anak yatim. Kegiatan tersebut adalah salah satu sunnah yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Anak-anak yatim tentunya adalah mereka yang sudah tidak memiliki ayah, padahal ia masih membutuhkan sosok dan nafkah dari sang Ayah. Untuk itu, Rasulullah memberikan contoh pada umat islam untuk mengasih anak yatim.
Ibu Jumiatun, S.Pd., M.Si. memberikan sambutan pada acara Santunan Anak Yatim di SD Karanganyar 1
Ibu Jumiatun, S.Pd., M.Si. selaku kepala SD Negeri Karanganyar 1 dalam sambutannya mengataka, “Selain dari apa yang Rasul contohkan, Allah pun menyampaikan di dalam Al-Quran bahwa sebagai muslim kita harus memberikan kasih sayang dan menyantuni anak-anak yatim tersebut. Sudah menjadi tanggung jawab kita sebagai muslim, jika kita memiliki kemampuan, kecukupan materi, dan kemampuan maka anak-anak yatim ini menjadi tanggung jawab umat islam untuk tetap disantuni, disayang, dan dipelihara.”

Sementara itu, Ketua Panitia Santunan Anak Yatim, ibu Chusniyati NF mengatakan, santunan diberikan kepada 4  siswa yatim yang masih aktif belajar di SD Negeri Karanganyar 1 tahun pelajaran 2018/2019 sebagai wujud kepedulian kepada sesama terutama mereka yang membutuhkan. keempat siswa tersebut adalah Intan Fitriyani, Rafi Anang Hermansyah, Egha Daivan dan Vera Putri Anggraini.
Ibu Chusniyati Nurfadhilah, S.Pd.SD memberikan laporan kegiatan santunan

“Tahun ini kita dapat menjalankan kegiatan yang sudah menjadi program kerja sekolah kita. Kami selaku panitia mengucapkan banyak terima kasih kepada para donator Bapak dan Ibu guru SD Negeri Karanganyar 1, para siswa dan segenap orang tua siswa yang telah menyisihkan sebagian uangnya untuk diberikan kepada anak yatim. Tahun ini ada4 siswa yatim di sekolah kita. Alhamdulillah, masing-masing anak yatim mendapat santunan sebesar Rp 985.000,00. Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan rutin di tahun-tahun berikutnya,” ungkapnya.

Kegiatan santunan anak yatim tersebut dihadiri oleh seluruh dewan guru dan siswa-siswi SD Negeri Karanganyar 1. Dalam acara yang digelar secara sederhana tersebut diakhiri dengan penyampaian tausyiah keagamaan yang disampaikan oleh Ibu Rahayu Umami, S.Pd.I

Dalam ceramahnya, Ibu Rahayu Umami menyampaikan bahwa di dalam Al-Quran ada banyak sekali perintah untuk menyantuni anak yatim terutama di bulan Muharram. Perintah ini terdapat dalam beberapa ayat Al-Quran dan Allah memberikan balasan keras bagi mereka yang mendzalimi anak yatim apalagi mengambil hartanya dengan cara yang zalim. Itulah mengapa menyantuni anak yatim merupakan salah satu fadhilah di bulan Muharram.
Ibu Rahayu Umami, S.Pd.I. memberikan ceramah pada acara Santunan Anak Yatim di SD Negeri Karanganyar 1
Para siswa SD Karanganyar 1 antusias mengikuti kegiatan santuanan
“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri”  (QS An-Nisa : 36)

Ayat di atas menunjukkan bahwa Allah melarang untuk takabur, sombong, atau membanggakan diri atas harta yang dimiliki. Untuk itu, menghindari kesombongan dan berbangga diri terhadap harta salah satunya kita memberikannya dan berbuat baik kepada mereka yang perlu disantuni salah satunya anak yatim yaitu anak yang sudah kehilangan ayahnya namun masih membutuhkan nafkah dan sosok ayah.

0 comments:

Post a Comment